Mari membaca, mari menulis dengan jujur, mari kita menyebarkan ilmu pengetahuan.. LETS START >>>

Showing posts with label Cerbung. Show all posts
Showing posts with label Cerbung. Show all posts

Friday, 3 April 2015

Cerbung: Aku dan Mereka Saat di Kairo bag.38: Perjalanan ke kajian

44499704

Setelah lama terhening dalam sujud, dan menyelesaikan shalat malam, kemudian aku menatap jam.

“Oh, ternyata sudah pukul 04.00..”Kataku dalam hati. Aku kemudian mandi, dan bersiap-siap ke masjid bersama teman-teman untuk menunaikan shalat subuh. Setelahnya, kami akan kembali berangkat menuju Al-Azhar untuk memeuhi undangan kajian di Universitas.

Matahari sudah mununjukkan sinarnya di ufuk langit timur. Waktunya kami untuk bersiap-siap dan preparing untuk berangkat menuju Al-Azhar. Setelah mempersiapkan semuanya, kami berjalan menuju halte bus yang berangkat menuju Al-Azhar. Alhamdulillah, pada pagi itu bus utama datang dengan cepat, sehingga kami dapat menuju Al-Azhar dengan waktu yang lebih awal.
Share:

Sunday, 8 March 2015

Cerbung: Aku dan Mereka Saat di Kairo bag.37: Munajat

***
image

Malam pun tiba, tak terasa detik hanya terlintas seperti cepatnya mobil ferrari menyusuri jalan di bawah rembulan. Malam itu, aku dan teman-teman mahasiswa duduk di ruang berkumpul, dengan membawa Al-Qur’an, dan kemudian mengaji bersama. Ya Allah, lagi-lagi kami semua menitikan air mata saat itu. Membacanya sama seperti melegakan hati dan pikiran kami. Rasanya, kepala kami seperti disiram air es yang sangat sejuk dan segar.

Kemudian, setelah kami mengaji bersama, kami mengadakan kajian. Pada malam itu, yang berceramah adalah Yusuf. Saat itu, ia menyampaikan ceramah tentang semangat dan perjuangan dalam hidup. Aku benar-benar mengenal siapa Yusuf itu. Ya, dia merupakan salah seorang kawanku, yang terkenal pandai berdakwah. Subhanallah, penyampaiannya benar-benar masuk sekali ke dalam pikiran dan hati kami. Namun, di sisi lain ia memiliki keunikan, dia selalu memasukkan unsur candaan saat ia sedang menyampaikan ceramah, sehingga terkadang kami tertawa pula mendengarnya. Tetapi tentu saja, candaan yang disampaikan dalam hal yang positif.

Beberapa menit kemudian, adzan Isya’ pun terdengar. Tentu saja kami langsung menuju masjid di dekat asrama kami. Kami berjalan kaki saat itu. Semua keluar sambil menatap langit, Subhanallah, saat itu langit sangat terang sekali karena cahaya bulan dan bintang. Kami pun melihat fenomena supermoon saat itu, Subhanallah. Seakan, malam ini Allah menurunkan rahmatnya untuk menghibur kami, Syukron Ya Rabbi.

Setelah sampai di masjid, kami pun mengambil air wudhu dan kemudian shalat Isya’ berjamaah bersama warga distrik. Munajat malam itu benar-benar terasa indah.

“Aku berharap aku dan teman-teman dapat istiqamah di jalan Engkau Ya Allah Ya Rabbi Ya Ilahi, aamiin” Kataku dalam do’a.
Share:

Saturday, 17 January 2015

Cerbung: Aku dan Mereka Saat di Kairo bag.36: Berkumpul Bersama

image

…langsung saja aku membuka pintu, serentak teman-temanku menjawab salamku.

“Wa’alaikumussalam warahmatullah..”Jawab mereka bersamaan. Aku melihat mereka sedang santai-santai diruang berkumpul sambil menonton siaran televisi bersama. Saat itu, aku berdiri tegap di depan pintu sambil menenteng beberapa kebab yang ada di dalam kantong plastik.. Saat itu aku masih tetap berdiri, Dan mereka memandangku heran. Mungkin, mereka berpikir mengapa aku tidak segera duduk dan menghampiri mereka.

[Dalam bahasa Arab] “Wahai saudaraku, masuklah.., jangan hanya berdiri saja di situ. Ayo bergabung bersama kami, mari berkumpul bersama.”Kata Ahmed tersenyum kepadaku, mereka semua pun ikut tersenyum kepadaku. Seperti biasa, jiwa ku yang mudah menangis ini layaknya awan mendung yang tak kuasa untuk menumpahkan air dari langit, begitulah mataku saat itu, rasa ingin menitikan air mata.

Akupun segera berjalan menghampiri dan bergabung bersama mereka, sambil terus tersenyum memandangi wajah-wajah mereka semua. Ya, wajah-wajah mereka, tidak akan ku lupakan. Sebentar lagi kami semua akan berpisah, walau sedikit ada suasana kecamuk sedih dalam dadaku karena akan ada perpisahan nanti, tetapi semangat membara kami dalam berjuang menegakkan agama ini, membuat jiwaku dan jiwa mereka semua menjadi lebih kuat dan kokoh.
Share:

Monday, 29 December 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.35: TEKAD KUAT

image
Setelah semua pekerjaan selesai, semua mahasiswa pun kembali ke asrama masing-masing. Saat itu, jam sudah menunjukkan pukul 16.00 sore. Tentu saja, kami semua pulang setelah shalat ashar.

Aku langsung berjalan ke halte bus, menunggu untuk beberapa saat hingga bus yang menuju distrik asrama tempat aku tinggal datang. Alhamdulillah, aku tidak menunggu bus terlalu lama, karena bus yang menuju distrik asrama tiba dengan cepat.

Di bus, aku terus memikirkan hari-hari menjelang wawancara dan presentasi skripsi nanti. Ada rasa khawatir di dalam diriku. Tetapi, dalam kelemahan diriku sebagai seorang hamba, semua kuserahkan dan kusandarkan selalu kepada-Nya, karena aku sudah berusaha sekuat tenaga dalam menjalani 5 tahun pendidikanku di Al-Azhar ini.

Aku juga terus memikirkan, bahwa aku, pasti akan rindu dengan para syekh, ustadz-ustadzah, Al-Azhar berikut suasana-suasana di dalamnya. Banyak sekali kenangan yang aku rasakan di sini. Mendapatkan teman-teman yang sangat baik sekali, belajar untuk menjadi manusia dengan Akhlak yang baik, dsb.

Terus berpikir dan mengenang masa lalu saat perjalanan, tidak terasa akhirnya akupun sampai di Asrama. Segera aku turun dari bus dan berjalan masuk. Kemudian aku menghentikan langkah kakiku di depan bangunan yang lumayan besar itu. Berdiri, dan memandanginya.

“Asrama Putra Mahasiswa Universitas Al-Azhar jurusan Ilmu Alam dan Astronomi.”kataku dalam hati. Tiba-tiba, setitik air mata pun mengalir dari mataku.

“Tentu saja, kau menjadi salah satu bagian dari sejarah hidupku, berikut dengan teman-temanku semua. Aku dan mereka (teman-temanku),…. Aku dan mereka pasti akan mengangkat umat ini dari keterpurukan. Kami akan melanjutkan apa yang telah pendahulu kami (rasulullah, tabi’in, tabi’ut tabi’in, ilmuwan muslim) lakukan dan kerjakan, yaitu menyebarkan rahmat bagi seluruh alam. Semoga kami dapat menjalankan amanah itu, menjadi ilmuwan, pendakwah, dan pengajar yang mendidik dan mengilhami seluruh manusia..”tekadku dalam hati. kukepalkan tanganku saat itu dengan kuat, tanda tekad kuat yang telah aku cam-kan dalam hatiku. setetes air mata mengalir kembali, akupun kemudian tertunduk, dan mengambil butiran pasir, dan kusiramkan ia di atas kepalaku, sambil berkata..

“Aku hanyalah makhluk yang lemah. Hanya Allah-lah yang dapat menolong dan membantu kami, Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Segalanya..”

Kemudian aku berjalan menuju teras, melepas sepatuku, dan masuk ke dalam asrama.

“ASSALAMU’ALAIKUM”..

BERSAMBUNG
Share:

Sunday, 2 November 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.34: Konferensi Akbar

image

Setelah shalat dzuhur dan mengurus pendaftaran, akupun segera berjalan keluar. Tetapi, tiba-tiba ada yang membuat langkahku terhenti karena aku melihat banyaknya kerumunan mahasiswa yang berkumpul di depan ruang ORAGNISASI MAHASISWA. Lantas akupun langsung berlari menuju kerumunan itu, dan langsung bertanya kepada kepada salah seorang mahasiswa di situ.
Share:

Saturday, 11 October 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di kairo bag.33: Daftar Wawancara dan Pengajuan Skripsi

image

Setelah shalat Jum’at, aku dan teman-teman akan kembali ke Asrama, tepat pada pukul 13.20 siang. Kami kembali menuju terminal bus, dan menunggu bus yang berjalan menuju distrik Asrama Mahasiswa Astronomi. Terminal akan kembali beroperasi sekitar pukul 14.00, sehingga aku dan teman-teman pun harus menunggu.

[Dalam Bahasa Arab] “Med, bagaimana dengan skripsimu? apa sudah jadi, atau masih dalam tahap pembenahan?”Tanya Hanbal.
Share:

Sunday, 21 September 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.32: Keliling Kairo

Sekitar pukul 4.50 subuh, aku dan semua temanku bangun untuk menunaikan shalat subuh. Sungguh, udara pagi itu sangat segar sekali ku hirup. Udara kairo sangat bersih sekali.

Pagi itu, kami berniat membuat rencana bersama teman-teman. Rencana kami adalah, setelah shalat subuh ini, kami akan berkeliling kota kairo. Karena aku dan teman-teman sudah sangaaattt rindu sekali dengan kota ini. Sudah 1 bulan kita tidak berkeliling di kota tempat kami menjalani pendidikan ini. Kota tempat kami meneruskan lukisan dan cerita hidup kami.
Share:

Thursday, 21 August 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.31: Istirahat panjang

image

Akhirnya, hanya tinggal aku dan 6 temanku lainnya di dalam bus. Aku tidak satu bus dengan Ahmed, karena sebelum kembali ke Asrama Ahmed harus mampir ke rumah dosen ustadz Fatih untuk memberikan surat permohonan maaf atas tidak ikutnya dia dalam salah satu rangkaian perjalanan study tour di Amerika kemarin.
Share:

Sunday, 3 August 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo Bag.30: Cerita di bus

image

.. “Memang di Turki sangat mudah sekali menemukan makanan halal, sama seperti di negara kita dan mesir. Tapi, lain halnya saat aku di Amerika kemarin. Dalam satu deret toko penjual makanan, aku hanya menemukan seorang penjual muslim yang menjual makanan halal, itupun harganya lumayan mahal. Dan itupun sangat jarang sekali di jumpai. Tapi, karena aku dan teman-teman Astronomi tinggal di lokasi komunitas muslim Amerika, kami jadi lebih dimudahkan lagi dalam masalah makanan, alhamdulillah.”Tuturku kepada Farhan dan Jauhar.
Share:

Friday, 1 August 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.29: Sampai di Bandara Kairo

image

 Akupun akhirnya terbangun setelah tertidur pulas selama 5 setengah jam. Akhirnya, 30 menit lagi kami mendarat di Kairo International Airport. Sungguh menyenangkan sekali, bisa kembali ke Al-Azhar.

Ku lihat ustadz dan teman-teman mahasiswa lainnya masih tidur. Sementara, yang bangun hanya diriku dan Ahmed.

Dalam bahasa arab, “Ahmed, coba kau bangunkan teman-teman, sementara aku membangunkan ustadz.”Kataku kepada Ahmed.
Share:

Sunday, 27 July 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.28: Mesir, I Come Back

image

Setelah hampir sebulan berada di Amerika, akhirnya aku dan kawan-kawan kembali pulang ke Mesir. Ah, aku sangat rindu sekali dengan Al-Azhar dan guru-guru di sana, setelah selama ini sudah hampir sebulan aku menyusun skripsi di bumi pamansam.
 
Kami berangkat ke bandara ‘Airport Washington’ sekitar pukul 6.00 pagi waktu setempat ba’da shalat subuh. Musim semi di amerika pada tahun ini membuat cuaca pagi ini bersinar cerah. Langit tampak bersih dari awan dan tampak biru muda. Nampaknya aku dan teman-teman mahasiswa disambut dengan senyuman oleh Kairo nantinya. Sungguh, aku sangat tidak sabar.
Share:

Thursday, 6 March 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.27: Menuju N.A.S.A

Setelah 7 hari bosan ada di penginapan dengan tidak melakukan banyak hal, akhirnya aku bersama teman-teman mahasiswa lainnya menuju puncak akhir dari study banding kali ini. Kunjungan yang sudah lama kami tunggu, Yaitu ke NASA.

Kami semua para Mahasiswa tentu saja mempersiapkan diri untuk menuju ke tempat para ilmuwan dunia ini. Dalam bayanganku pasti disana sungguh tempat yang sangat menakjubkan sekali.

Seperti biasa saat sebelum berangkat, Aku dan Mahasiswa lainnya berkumpul terlebih dahulu, kemudian berangkat bersama. Kali ini kami semua berangkat sesudah Shalat Subuh. Karena perjalanan menuju NASA dari penginapan memakan waktu sekitar 2 jam, maka kami memutuskan untuk pergi pada waktu subuh dengan mengendarai bis.
Share:

Friday, 17 January 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag 26: Pembatalan Jadwal

image …Tentu saja aku sangat kaget, karena ini semua seperti di luar kepala. Sangat kebetulan banget.

Aku dan Daffa menikmati konser di Amerika, sedangkan Farhan di Turki, ini memang momen yang tidak akan pernah kami lupakan.

“Daf, selesai konser jangan langsung pulang dulu ya.., aku mau foto sama minta tanda tangan” Kataku kepada Daffa sambil tersenyum.

“Iya,.. iya.. aku tau kamu pasti bilang gitu. Aku juga mau kok.”Kata Daffa.

Setelah konser berakhir, aku dan Daffa beserta beberapa penonton lainnya meminta tanda tangan dan foto bersama. Asik sekali, foto bersama penyanyi Islam terpopuler itu. Rame banget pada saat itu. Semua orang desak-desakan hanya karena ingin foto tepat di sebelah Maher dan Hamza. Menurutku, itu adalah hari yang seperti ‘sekali seumur hidup’.
Share:

Monday, 13 January 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.25: Konsernya Dimulai !!!!!

Tepat pukul 05.00 subuh, akupun bangun. Huaaah… ngantuk pun hilang karena aku hari ini semangat sekali. Akupun segera mandi, kemudian Shalat subuh. Di dalam shalat aku terus berdo’a semoga perjalanan nanti lancar. Karena aku sama sekali nggak hapal jalan-jalan yang ada di Amerika. Jalannya aja nggak tahu, apalagi tempat konsernya. Semoga nggak nyasar nanti. Terus, bahasa Inggrisku bisa di bilang ‘nggak lancar’ lagi, ya walaupun aku bisa mengucapkan, tapi grammar ku masih buruk banget. Mungkin karena aku keseringan ngomong bahasa Arab. Semoga supirnya bisa memaklumi.
Share:

Sunday, 12 January 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.24: Sebuah Surat

image Tidak terasa, sudah 6 hari aku di Amerika. Aku menjalani hari-hari dengan sangat senang sekali. Ya, meskipun banyak tugas yang menumpuk.

Akupun melihat jadwal untuk esok hari, dan esok hari di dalam jadwal tidak kutemukan perjalanan apa pun. Akupun sangat senang sekali. Saat itu aku juga sedang memikirkan sesuatu, tapi aku lupa.. apa yang sedang aku pikirkan.

Beberapa menit kemudian aku pun ingat, besok adalah hari di mana konser Maher Zain di laksanakan !!!, tepat tanggal 20 Desember. Haduh, aku sangat bingung sekali.. aku baru ingat hari ini kalau besok adalah konsernya, sedangkan tiket konser itu pasti sudah habis terjual.
Share:

Saturday, 4 January 2014

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.23: Tiba di Amerika

image
Aku dan teman-teman mahasiswa pun segera naik ke pesawat. Wahh, ini tentu memakan perjalanan yang sangat panjang serta waktu yang lama.
***
5 jam kemudian, kami sampai di Amerika. Sungguh perjalanan yang sangat melelahkan, tapi sangat menyenangkan. Kami pun akhirnya tiba di bandara Washington. Kamipun segera turun dari pesawat.

“Wah… sangat besar sekali ya bangunan-bangunan di Washington, bahkan bandaranya saja sangat elit..”kata Ahmed kepadaku.

image “Ya, aku sangat setuju denganmu. Tapi, semua keindahan yang ada di dunia ini bagi kita umat muslim adalah tidak nyata. Kamu mengerti ‘kan maksudku..”Kataku kepada Ahmed.

“Ya aku mngerti maksudmu ga. Dan itu memang benar sekali.”

Setelah itu, kami semua pun naik bis menuju penginapan selama kami di Amerika.
Share:

Saturday, 7 December 2013

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.22: Siap Berangkat !!!

image

Inilah yang aku tunggu-tunggu. Akhirnya, besok Aku dan teman-teman IPA-Astronomi lainnya akan berangkat ke Amerika. Sungguh, aku sangat senang sekaligus deg-degan. Ah, rasanya ini seperti mimpi saja.

Siang tadi, aku bersama teman-teman lainnya sudah mendapatkan tiket keberangkatan menuju Amerika. Ini memang bukan jalan-jalan, tapi ini adalah langkah untuk menuju masa depanku dan kami semua yang akan berangkat.
Share:

Friday, 6 December 2013

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.21: Kegiatan di Al-Azhar

Satu pekan lagi, akhirnya aku dapat melukiskan perjalanan hidupku menuju benua Amerika. Alhamdulillah, semoga nanti aku bisa menyelesaikan skripsiku dengan baik dan memuaskan serta mendapatkan pelajaran yang berharga di sana. Begitu juga dengan Farhan dan Jauhar.

Hari ini, adalah hari yang sangat berbeda. Karena hari ini adalah hari Minggu, maka semua kegiatan di Al-Azhar hanyalah Pengembangan diri dan Ekstarkurikuler. Inilah yang paling aku tunggu-tunggu untuk menghilangkan rasa penat dan jenuhku selama seminggu ini.
Share:

Wednesday, 27 November 2013

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.20: Chatting sama Sahabat lama

Akupun bergegas menuju kamar. Aku langsung mandi, dan berganti pakaian. Adzan Ashar pun terdengar. setelah wudhu, aku langsung melaksanakan shalat Ashar.

Setelah selesai, aku mulai membuka laptop dan mulai menyusun daftar isi skripsi yang akan aku buat nanti. Memang masih berupa kerangka, tapi ini sangat penting.

Saat aku lagi serius mengetik, tiba-tiba tasku yang aku gantung di dekat pintu jatuh. Tentu saja semua kertas yang ada di dalamnya berhamburan. Aku langsung menyusunnya, dan memasukkannya kembali ke dalam tas ku. Dan mataku berhenti pada satu robekan kertas.
Share:

Monday, 11 November 2013

Cerbung: Aku dan Mereka saat di Kairo bag.19: Berita Study Tur

Sebulan sudah konflik berlalu. Aku dan teman-teman mahasiswa kembali menjalani hidup seperti dulu, yaitu kembali belajar dan menuntut ilmu. Indah rasanya melihat mesir yang sekarang, jauh lebih tentram dan bersahabat.

Saat itu sedang jam istirahat setelah shalat Dzuhur. Aku dan Jauhar sedang minum di kantin untuk menghilangkan dahaga. Sudah 2 minggu terakhir, terik matahari disini rasanya seperti membakar kulit. Saat kami enak-enaknya minum, tiba-tiba Farhan datang menemui kami.

“Raga, Jauhar, ayo cepat ke Ruang Aula. Tadi ada pengumuman bahwa sebentar lagi akan ada pengarahan seputar kelulusan dan skripsi kita nanti.”Ajak Farhan sambil terburu-buru.
Share:

Daftar Pengunjung

Flag Counter