BERITA TERKINI ~ Telah masuk ke pertengahan Bulan Desember, lagi-lagi ada konflik yang terjadi di dunia Islam. Hari Selasa, tanggal 16 Desember 2014 kemarin tepatnya, tragedi berdarah di sekolah Peshawar di Pakistan terjadi. Seratus tiga puluh dua bocah berusia antara 12 hingga 16 tahun, sebagian besar mati dengan tembakan di kepala. Seorang guru tewas dibakar hidup-hidup di depan muridnya sendiri. Lebih dari seratus lainnya mengalami luka tembakan dan dirawat di rumah sakit.
Salah satu juru bicara Taliban di Afghanistan mengatakan, “Pembunuhan berencana terhadap perempuan dan anak-anak melanggar dasar-dasar Syariat Islam,”. Sekalipun kelompok Taliban Afghanistan kenyang akan peperangan, kebiadaban yang dikobarkan kelompok Tahrik-i-Taliban Pakistan (TTP) di Peshawar terlalu brutal menurutnya.
Kedua organisasi ini berbagi nama dan tujuan, namun secara struktur terlihat berbeda. Tujuan pembantaian yang TTP lakukan di Peshawar ini adalah untuk membalas dendam atas operasi militer Pakistan, sebagaimana yang dikatatakan juru bicara TTP sendiri, Muhammad Khorasani “Kami ingin mereka merasakan sakit yang kami derita,” jelasnya.












